

Abstrak:
Infeksi tali pusat merupakan penyebab signifikan morbiditas dan mortalitas neonatal, terutama di
daerah dengan praktik perawatan tradisional dan keterbatasan akses kesehatan. Berdasarkan data
WHO, infeksi tali pusat berkontribusi terhadap 21% kematian neonatal global, dengan angka lebih tinggi
di Asia Tenggara. Di Indonesia, infeksi tali pusat masih menjadi masalah kesehatan dengan prevalensi
24–34%. Pengetahuan dan sikap ibu dalam perawatan tali pusat sangat menentukan keberhasilan
pencegahan infeksi dan pelepasan tali pusat yang optimal.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu
hamil dengan sikap mereka dalam perawatan tali pusat bayi baru lahir di Desa Sungai Kakap Dusun
Merak.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif de ngan pendekatan cross-sectional. Sampel
terdiri dari 20 ibu hamil yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner
pengetahuan dan sikap, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi ?
= 0,05.
Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (11%), cukup (5%), dan baik (4%).
Sikap responden didominasi oleh kategori mendukung (8%). Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada
hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap (p-value = 0,774 > 0,05).
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa semakin baik pengetahuan ibu hamil, maka semakin baik pula
sikap mereka dalam melakukan perawatan tali pusat. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk
meningkatkan edukasi dan penyuluhan terkait perawatan tali pusat sejak masa kehamilan.
Kata Kunci: Pengetahuan, Ibu Hamil, Sikap, Perawatan Tali Pusat.
URL:
Lihat
Angkatan:
XIX
Prodi:
D3 Kebidanan
Tanggal:
28-11-2025
Penulis:
DAYANG ASMEIDA HARTAMI