

Abstrak:
Penggunaan kontrasepsi merupakan upaya yang efektif dalam mengendalikan
angka kehamilan, namun memiliki efek samping tertentu, khususnya terhadap tekanan darah
dan berat badan. Kontrasepsi terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu hormonal dan non
hormonal, yang masing-masing memiliki mekanisme kerja serta dampak fisiologis yang
berbeda terhadap tubuh wanita.
Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan penggunaan kontrasepsi KB
hormonal dan non hormonal terhadap kenaikan tekanan darah dan berat badan wanita usia
subur pada kelompok Ibu PKK di Desa Teluk Kapuas tahun 2025.
Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain korelasi, dengan pendekatan cross
sectional. Populasi berjumlah 37 responden yang dipilih dengan Teknik total sampling.
Pengumpulan data secara observasi dengan analisis univariat dan bivariat (Analysis Of
Variance).
Hasil penelitian berdasarkan tekanan darah sistol pada pengguna KB hormonal,
sebagian dari responden mengalami peningkatan yaitu 11 orang (55%) dan sangat sedikit
dari responden yang tetap yaitu 3 orang (15%), non hormonal sebagian kecil dari responden
mengalami penurunan dan tetap masing-masing 6 orang (35%) dan sebagian kecil juga
mengalami peningkatan yaitu 5 orang (30%). Tekanan darah diastol pengguna KB hormonal
sebagian besar responden mengalami peningkatan yaitu 14 orang (70%), non hormonal
sebagian dari responden mengalami peningkatan yaitu 10 orang (59%). Berat badan
pengguna KB hormonal hampir seluruh responden mengalami peningkatan yaitu 14 orang
(70%), non hormonal sebagian dari responden mengalami peningkatan dan tetap masing-
masing yaitu 7 orang (41%).
Kesimpulan terdapat perbedaan peningkatan antara pengguna KB hormonal dengan
kenaikan tekanan darah sistol dan berat badan. Tidak terdapat peningkatan antara pengguna
KB hormonal dan non hormonal dengan tekanan darah diastol.
Kata Kunci : Berat Badan, KB Hormonal, Non Hormonal, Tekanan Darah
URL:
Lihat
Angkatan:
XIX
Prodi:
D3 Kebidanan
Tanggal:
09-10-2025
Penulis:
ARTIWI