

Abstrak:
Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam
menekan angka kelahiran dan meningkatkan kualitas hidup keluarga. Namun, penerimaan
terhadap program KB sering kali dipengaruhi oleh faktor budaya dan lingkungan, terutama di
daerah dengan nilai-nilai tradisional seperti Desa Madu Sari yang kuat dari Hasil penelitian
didapatkan bahwa budaya dan lingkungan masih sangat berpengaruh terhadap penerimaan
program KB di Desa Madu Sari tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya dan lingkungan terhadap
sikap pasangan usia subur dalam menerima program keluarga berencana di Desa Madu Sari
Tahun 2025. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross
sectional dengan metode penelitian Kuantitatif.
Penelitian dilakukan terhadap 56 responden pasangan usia subur di Desa Madu Sari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki sikap yang cukup
positif terhadap program KB, namun masih terdapat pengaruh kuat dari budaya dan
lingkungan sekitar yang mempengaruhi keputusan mereka. Berdasarkan hasil uji statistik,
variabel budaya dan lingkungan menunjukkan pengaruh terhadap sikap dengan nilai p yang
relevan (p-value < 0,05).
Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara budaya dan
lingkungan terhadap sikap pasangan usia subur dalam menerima program keluarga
berencana di Desa Madu Sari Tahun 2025. Disarankan agar pihak terkait dapat lebih intensif
melakukan pendekatan budaya dan edukasi berbasis masyarakat untuk meningkatkan
penerimaan terhadap program KB.
Kata Kunci : Pengaruh,Budaya,Lingkungan, Sikap,Pasangan Usia Subur,Program Keluarga
URL:
Lihat
Angkatan:
XIX
Prodi:
D3 Kebidanan
Tanggal:
03-10-2025
Penulis:
LAURA RHISANTA ZEPANYA