

Abstrak:
Cacat tabung saraf masih menjadi masalah kesehatan global. Data WHO tahun 2023
menunjukkan sekitar 300.000 bayi lahir dengan kelainan ini setiap tahunnya, sedangkan di
Indonesia prevalensinya diperkirakan 27 per 10.000 kelahiran hidup. Untuk pencegahan, WHO
menganjurkan wanita usia subur mengonsumsi asam folat 400–800 mcg per hari sejak masa
prakonsepsi hingga awal kehamilan. Meski demikian, berdasarkan Survei Status Gizi
Indonesia 2022, hanya 43,4% ibu hamil yang mengonsumsi suplemen asam folat sesuai
rekomendasi.
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan
dengan kepatuhan mengonsumsi asam folat pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas
Rasau Jaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan potong
lintang (cross sectional). Sampel penelitian melibatkan 41 ibu hamil yang dipilih dengan teknik
total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Chi-
Square.
Penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil yaitu 26 orang (63,4%) memiliki
pengetahuan kurang dan tidak patuh dalam mengonsumsi asam folat. Hasil uji statistik
memperlihatkan adanya hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan ibu
hamil dalam mengonsumsi asam folat (p < 0,001).
Penelitian ini menyimpulkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu
hamil dengan kepatuhan konsumsi asam folat. Edukasi kesehatan yang intensif dan
berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran serta mendukung kehamilan yang
lebih sehat dan aman.
Kata Kunci : Asam Folat, Ibu Hamil, Kepatuhan, Pengetahuan
URL:
Lihat
Angkatan:
XIX
Prodi:
D3 Kebidanan
Tanggal:
02-10-2025
Penulis:
PUTRI NOVI ANGGERIANI