

Abstrak:
Perode emas (golden age) adalah masa pertumbuhan pesat anak terutama pada 1000
hari pertama hidup.Pada masa ini anak sering mengalami masalah sulit makan yang dapat
menghambat pemenuhan gizi,menggangu kenaikan berat badan, dan beresiko menurunkan
kualitas tumbuh kembang.Pijat tuina dapat menjadi salah sztu alternatif yang merangsang
sistem pencernaan ,meningkatkan nafsu makan,serta membantu menambah _berat
badan.Studi pendahuluan diminimine massagacare kubu raya dari 10 orang anak,4 mengalami
kenaikan berat badan,sedangkan 6 masih sulit makan sehingga berat badannya tidak naik.
Penelitian ini adalah untuk mengevaluasi apakah ada pengaruh pijat Tuina terhadap
peningkatan berat badan anak Minimine Massagecare, Kubu Raya, tahun 2025.
Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif deskritif. Populasi 21 anak dengan teknik
total sampling jenuh, pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan analisis
univariat.
Hasil penellitian ini menunjukkan sebagian besar dari responden yaitu sebanyak 14
(66,6%) berusia 12-18 bulan dan sebagian besar dari responden sebanyak 12 responden
(57,1%) berjensi kelamin perempuan,sebagian besar dari responden yaitu 14 (66,6%) tidak
rutin melakukan pijat tuina dan Sebagian besar dari responden yaitu sebanyak 12 (57,2%)
mengalami peningkatan berat badan.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa adanya peningkatan berat badan pada
anak yang melakukan pijat tuina dengan metode observasi peningkatan berat badan.
Sebagai upaya tambahan dalam penaganan anak stunting, pijat tuina dapat menjadi
alternatif terapi yang efektif untuk meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang nafsu makan.
Kata kunci ; Pijat Tuina, Berat Badan, Balita, Terapi Komplementer, Gizi
Anak
URL:
Lihat
Angkatan:
XIX
Prodi:
D3 Kebidanan
Tanggal:
02-10-2025
Penulis:
TRY ARYA MIRANTI